PENGEMBANGAN KEPITING RAJUNGAN CANGKANG LUNAK (SOKA) MELALUI METODE SELEKSI VARIETAS

Tim Peneliti :

 

Prof. Dr. Ir. Yushinta Fujaya, M.Si, Andi Ivo Asphama, S.Pi., M.Si, Paidah, S.Pi

 

ABSTRAK

 

Kepiting Rajungan cangkang lunak (Soka) adalah salah satu produk budidaya dengan nilai yang sangat tinggi.  Selain kepiting bakau, kepiting rajungan atau Portunus pelagicus dapat diproduksi menjadi Kepiting Rajungan cangkang lunak.  Produk ini memiliki harga pasar yang tinggi namun belum dikembangkan di Indonesia.  Penelitian ini dilakukan dengan tujuan umum melakukan seleksi varietas P. pelagicus yang memiliki karakter unggul dalam pertumbuhan dan ketahanan terhadap kondisi budidaya.

Penelitian dilakukan di desa Bojo dan Desa Kupa Kecamatan Malusettasi Kabupaten Barru menggunakan metode ujicoba dengan teknik pengambilan data purposive sampling.  Kegiatan dilaksanakan dalam 3 tahapan, yaitu: 1) pembenihan rajungan di backyard, 2) pembesaran rajungan untuk produksi bibit rajungan lunak, 3) seleksi varietas, dan 4) produksi rajungan lunak.

Hasil kajian menunjukkan bahwa pembenihan rajungan di backyard telah dapat dilakukan untuk mendukung usaha budidaya.  Varietas J2 dan J3 yaitu yang memiliki pola bintik jarang dan agak jarang lebih unggul dalam hal pertumbuhan dan ketahanan terhadap kondisi lingkungan budidaya.  Rajungan dari varietas tersebut (J2 dan J3) dapat melakukan molting dengan baik di tambak dengan kisaran pertambahan berat sebesar 30%.

Direkomendasikan untuk mengembangkan industri budidaya rajungan termasuk produksi rajungan lunak untuk mensupport eksport dengan cara membuat cluster industri rajungan dan pengembangan budidaya rajungan terintegrasi di masa yang akan datang.  Pengembangan industri rajungan di masyarakat bermanfaat untuk meningkatkan diversifikasi hasil perikanan untuk ekspor yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, meningkatkan kemandirian pelaku bisnis rajungan, dan meningkatkan pendapatan, kesejahteraan, dan kemandirian pelaku bisnis rajungan.

Kata Kunci  :   kepiting rajungan, cangkang lunak, seleksi varietas

REKOMENDASI

Direkomendasikan untuk melakukan uji multilokasi, sosialisasi, dan pelatihan teknik budidaya soka rajungan ini kepada masyarakat pelaku budidaya dan stakeholder usaha rajungan dari hulu ke hilir.  Apabila kegiatan budidaya ini dapat dilakukan secara terstruktur maka diharapkan, suplai bahan baku rajungan untuk ekspor dapat dilakukan dari usaha budidaya sehingga aktivitas ekspor tidak terganggu meskipun hasil tangkapan di alam telah mengalami penurunan yang signifikan.

IMPLIKASI KEBIJAKAN

  1. Meningkatnya pemanfaatan hasil litbang untuk meningkatkan produksi rajungan.
  2. Diversifikasi hasil perikanan untuk ekspor yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
  3. Meningkatnya pendapatan, kesejahteraan, dan kemandirian pelaku bisnis rajungan.

INSTANSI YANG MENINDAKLANJUTI

  • Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan,
  • Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten/Kota atau Instansi yang membawahi fungsi Kelautan dan Perikanan se-Sulawesi Selatan
Please follow and like us: