Kegiatan bimbingan teknis diversifikasi produk tenun ikat sutera di Kabupaten Wajo

Kegiatan ini dibuka oleh Dr. Iqbal Suhaeb sebagai Kepala Balitbangda Pemprov. Sulsel. Menurut beliau tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan ketrampilan pengrajin pembuatan motif ikat, mendorong percepatan kebangkitan persutraan di sulsel dan meningkatkan kesejahteran masyarakat pelaku persutraan. Pak Iqbal mengharapkan Sulawesi Selatan bangkit kembali sebagai sentra utama penghasil sutra nasional. Mengingat kondisi saat ini sutra dari China dan Thailand banyak mendominasi Sutra di Indonesia. Sentra sutra Indonesia di pati Jateng, pare jatim sudah berhenti berhenti berproduksi, sedangkan sentra lainnya di sukabumi, garut, dan bogor produksinya makin menurun. Kelemahan dari sentra yang ada diluar sulsel adalah dominan masih dikelola oleh BUMN dan juga masyarakat sekitarnya tidak terlalu familiar dgn persutraan. Pak Iqbal menambahkan, bimtek ini akan dilanjutkan pada tahapan berikutnya untuk jenis ikat lusi dan double. Bimtek saat ini baru hanya jenis ikat pakan.

Pada kegiatan diadakan rapat bersama kepala Badan beserta ASN lingkup Balitbangda kab. Wajo yang diikuti juga oleh Bapak Haji Kurnia dari Silk Solution Centre.

Peninjauan ruang sekretariat balitbangda kab. Wajo