Apresiasi Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BPPD) 2017

Sebagai upaya mendorong pengembangan dan inovasi teknologi untuk mendukung kemandirian dan daya saing bangsa, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi RI setiap tahun melakukan penilaian terhadap lembaga penelitian dan pengembangan di lingkungan kementerian, lembaga pemerintah non kementerian (LPNK) dan badan penelitian dan pengembangan daerah. Pada tahun 2017, Kementerian Ristek dan Dikti kembali memberikan penghargaan kepada lembaga penelitian  dan pengembangan pada acara Apresiasi Lembaga Litbang di Gedung Kemenristekdikti, Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (13/12/2017). Acara ini dihadiri Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, Direktur Jenderal Kelembagaan Iptek Dikti, Patdono Suwignjo, dan para nominator  dari lembaga-lembaga litbang yang ada dibawah Kemenristekdikti dan Kementerian/Lembaga. Dalam rangkaian acara tersebut dilakukan Deklarasi Pusat Unggulan Iptek (PUI), Apresiasi Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BPPD) Berkinerja Utama, Penyerahan Sertifikat Akreditasi Pranata Litbang, dan Apresiasi Industri Pemanfaat Hasil Litbang Unggulan PUI.

Pemerintah Sulawesi Selatan menjadi salah satu penerima Apresiasi BPPD Berkinerja Utama dalam Penguatan SIDa. Apresiasi diterima langsung oleh Kepala Balitbangda (BPPD) Provinsi Sulawesi Selatan, M. Iqbal S. Suhaeb mewakili Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo.. Penguatan Sistem Inovasi Daerah (SIDa) merupakan salah satu kebijakan Pemerintah yang tertuang dalam peratuiran bersama Menteri Negara Riset dan Teknologi dan Mendagri Nomor 3 Tahun 2012 dan Nomor 36 Tahun 2012 tentang Penguatan Sistem Inovasi Daerah yang menyebutkan bahwa dalam rangka peningkatan kapasitas pemerintah daerah, daya saing daerah dan pelaksanaan masterplan percepatan dan perluasan pembangunan ekonomi indonesia 2011-2025 diperlukan penguatan sistem inovasi daerah secara terarah dan berkesinambungan. Penguatan Inovasi ini diharapkan menjadi sumber keunggulan kompetitif daerah.

Please follow and like us: